Perubahan Proses Bisnis Dan Sosial Akibat Teknologi Yang Melunturkan Nilai Etika Tradisional
Kemajuan teknologi adalah sesuatu
yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi
akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap inovasi
diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan
banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia.
Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang
dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini.
Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat
positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif.
Karena itu pada pembahasan ini saya membahas tentang dampak-dampak positif
dan negatif dari kemajuan teknologi
dalam kehidupan manusia khususnya bagi para mahasiswa-mahasiswi.
Peranan teknologi bagi kehidupan
kampus pun sangat penting dalam kelangsungan aktifitas mahasiswa dalam menuntut
ilmu. Akan tetapi, jika kita buka mata lebar-lebar pasti banyak dampak yang di
timbulkan oleh teknologi di kehidupan kampus. Dampak tersebut pun terbagi
menjadi dua bagian, yaitu dampak positif dan dampak negatif.
Bentuk perubahan yang di
akibatkan oleh kemajuan teknologi diantara nya adalah
1.Transaksi Jual Beli
Zaman dahulu sebelum masyarakat
mengenal uang, jual beli dilakukan dengan sistem barter. Lalu setelah mengenal
uang, masyarakat melakukan jual beli menggunakan uang sebagai alat tukarnya.
Proses ini biasanya terjadi di sebuah tempat yang disebut Pasar. Proses jual
beli ini dilakukan dengan nyata, dalam arti penjual dan pembeli saling bertemu,
dan pembeli juga dapat melihat barang yang dijual secara langsung.
(Transaksi Jual Beli Tradisional) (Transaksi Jual
Beli Modern)
Namun saat ini, dengan
berkembangnya teknologi informasi, proses jual beli dapat dilakukan secara
instan hanya dengan koneksi internet dengan e-commerce atau lewat HP. Penjual
dan pembeli tidak perlu bertemu cukup dirumah, barang akan dikirim lewat pos
atau dengan jasa pengiriman barang lainnya, dan pembayaran dilakukan dengan
transfer uang melalui bank atau ATM.
A. Model Kerja
1. Proses bisnis dilaksanakan
secara elektronik dalam hal ini menggunakan komputer sebagai media terjalinnya
transaksi tersebut. Adapun teknologi yang digunakan dalam proses bisnis e-
commerce ini adalah dengan menggunakan komputer yang bisa mengakses internet (
online ).
2. Selain itu proses e-commerce
ini bisa dilaksanakan dengan menggunakan mobile phone atau yang sering disebut
dengan handphone ( dengan menggunkan sms dan sms banking ).
3. Pembayaran dilakukan degan
cara transfer uang melalui bank, ATM atau melalui paypal.
B. Nilai Etika Tradisional Yang
Hilang
1. Rasa tanggung jawab
Rasa tanggung jawab dari para
pengguna akan menjadi luntur karena dengan menggunakan e- commerce ini, pembeli
dan penjual tidak bertemu secara langsung, akan tetapi bertemu didunia maya,
jadi pembeli hanya perlu membuat account dan log in kedalam layanan e-commerce,
maka ia dapat langsung memesan barang yang ia mau. Rasa tanggung jawab disini
bisa hilang karena, pembeli bisa saja hanya iseng-iseng saja dalam melakukann
transaksi dan ketika di konfirmasi oleh penyedia layanan, malah pembeli tidak
mau menanggapi hal tersebut, sehingga bisa disimpulkan bahwa rasa tanggung
jawab dari pembeli tersebut lama-kelamaan akan hilang/luntur.
2. Aktivitas
Dengan adanya e-commerce ini maka
aktivitas pelanggan akan berkurang . hal ini disebabkan dengan semakin mudahnya
memesan suatu barang, maka para pelanggan hanya tinggal enak duduk-duduk di
depan komputer, lalu tinggal bermain dengan mouse computer maka barang yang
diinginkanpun datang. Dengan berkurang aktivitas ini bisa berdampak buruk bagi
para pelangan terutama dibidang kesehatan, dengan berkurangnya aktivitas maka
akan menyebabkan seluruh otot tubuh tidak bergerak sehingga akan menimbun
lemak, kolestrol, asam lambung, dll. Tentunya dengan kejadian tersebut maka
penyakit pun tidak bisa dihindari misalnya : obesitas, maag, kencing manis,
kencing batu, dll.
3. Nilai sosial
Dengan adanya e- commerce ini
maka nilai sosial dari si pelanggan akan berkurang, karena sama halnya dengan
pengurangan aktivitas diatas, maka kegiatan-kegiatan sosialpun nantinya akan
semakin tidak dijalani oleh para pelanggan. Mengapa ? karena para pelanggan
hanya butuh komputer untuk mendapatkan apa yang mereka mau, jadi mereka akan
berpikir buat apa bersosialisasi, karena tanpa adanya sosial tersebut pun semua
barang yang di inginkan bisa datang tepat waktu,
cepat kerumah. Selain itu,
Kepekaan terhadap lingkungan sekitar menjadi kurang biasanya terjadi apabila
kita terlalu sering berada di dunia maya, sehingga kita tidak bisa tau apa yang
terjadi di lingkungan sekitar kita. Banyak orang yang enggan keluar dari rumah
karena sudah merasa cukup mendapatkan informasi melalui internet. Kebanyakan
orang tersebut memang mendapatkan informasi yang dia inginkan, tapi apakah
semua informasi ada di internet ?, bagaimana apabila tetangga atau orang di
sekitarnya mengalami masalah keuangan ?, apakah akan di “umbar” di internet ?,
bagaimana kalau orang itu tidak mempunyai akses internet ?,. Bisa saja karena
hal-hal tersebut kita menjadi jarang keluar rumah. Hal ini tentu saja
berpengaruh pada rasa persaudaraan dan rasa kepedulian kita terhadap sesama
menjadi hilang.
4. Tidak adanya tawar menawar
dalam proses jual-beli
Jaman dahulu orang melakukan
proses transaksi jual beli di pasar, disini terdapat seni/tradisi jual beli
yaitu saling tawar menawar yang sampai sekarang masih berlangsung di pasar
konvensional. Karena kemajuan teknologi, orang-orang mulai mencari
barang-barang yang dibutuhkannya melalui Internet mereka melakukan proses
jual-beli di internet, setelah mendapat gambar dari jenis barang yang
diperlukan, memesannya kemudian melakukan pembayaran melalui transfer rekening.
Transaksi yang seperti ini sudah menghilangkan tradisi jual beli yang sangat
klasik yang lazim dilakukan pada jaman dahulu yaitu salah satu etika
tradisional, tawar menawar.
5. Kehilangan rasa saling
mengenal dan silaturahmi
Dengan adanya e- commerce kita
sudah kehilangan seni/tradisi tawar menawar, karena e- commerce tersebut tidak
ada barang yang bisa di tawar apalagi dengan adanya paypal, kita jadi
kehilangan etika saling silaturahmi, karena dengan adanya paypal, kita jadi
tidak bisa bertemu langsung dengan si penjual, kita hanya melihat gambar barang
yang kita perlukan kemudian memesannya. yang otomatis kita tidak bisa bertemu
dengan pembelinya, hal ini membuat hilangnya kesempatan bersilaturahmi antara
penjual dan pembeli.
Sumber : http://www.4shared.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar